📝 Wawasan Kependidikan

Kurikulum Merdeka: Ringkasan untuk Persiapan PPG

Ringkasan Kurikulum Merdeka untuk calon guru PPG: prinsip, Capaian Pembelajaran, pembelajaran berdiferensiasi, dan asesmen — bekal tes substantif & wawancara.

Diperbarui 25 Juli 2026 · 6 menit baca

Wawasan tentang Kurikulum Merdeka sering muncul dalam tes substantif maupun wawancara PPG. Berikut ringkasan yang perlu kamu kuasai sebagai calon guru.

Prinsip dasar Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran yang lebih fleksibel, mendalam, dan berpusat pada murid. Guru diberi keleluasaan menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan dan karakteristik siswanya.

Konsep kunci yang wajib dipahami

  • Capaian Pembelajaran (CP) — kompetensi yang diharapkan dicapai murid di akhir fase (fase A–F), menggantikan KI/KD.
  • Tujuan Pembelajaran (TP) & Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) — penjabaran CP menjadi langkah belajar bertahap.
  • Pembelajaran berdiferensiasi — menyesuaikan konten, proses, dan produk sesuai kesiapan, minat, dan profil belajar murid.
  • Pembelajaran berpusat pada murid — murid aktif membangun pemahaman; guru sebagai fasilitator.
  • Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) — pembelajaran berbasis projek lintas mata pelajaran.

Asesmen dalam Kurikulum Merdeka

  • Asesmen formatif — dilakukan selama proses belajar untuk memperbaiki pembelajaran (bukan sekadar menilai).
  • Asesmen sumatif — mengukur ketercapaian di akhir lingkup materi.
  • Prinsipnya: asesmen sebagai bagian dari pembelajaran (assessment for/as learning), bukan hanya of learning.

Kaitan dengan seleksi PPG

Pemahaman ini menjadi bekal menjawab soal wawasan kependidikan dan pertanyaan wawancara seperti "bagaimana Anda menerapkan pembelajaran berdiferensiasi?". Perkuat dengan latihan di contoh soal wawasan kependidikan.

Kebijakan kurikulum dapat diperbarui pemerintah. Selalu rujuk sumber resmi Kemendikdasmen untuk versi terkini.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apa itu Capaian Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka?

Capaian Pembelajaran (CP) adalah kompetensi yang diharapkan dicapai murid pada akhir setiap fase (A–F), menggantikan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar.

Apa itu pembelajaran berdiferensiasi?

Pembelajaran berdiferensiasi adalah menyesuaikan konten, proses, dan produk pembelajaran dengan kesiapan, minat, dan profil belajar setiap murid.

Siap mempersiapkan diri?

Daftar gratis dan mulai berlatih tryout Tes Substantif PPG Prajabatan dengan pembahasan lengkap.

Daftar gratis sekarang →

Baca artikel lainnya